Serang, 17 Mei 2009 16:08Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda, tampak jelas dari Pantai Anyer dan Carita. Asap membumbung hingga ketinggian sekitar 600 meter sepanjang hari Minggu (17/5).Petugas pos pengamatan Gunung Anak Krakatau di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Banten, Cahya menyebutkan selama dua hari terakhir ini asap Anak Krakatau tampak jelas di pesisir pantai Anyer dan Carita berjarak 42 kilometer.Sebelumnya, kondisi Anak Krakatau tertutup kabut tebal akibat cuaca buruk. Letusan asap membumbung tinggi dan berwarna putih kelabu.Bahkan, sepanjang Minggu dinihari Gunung Anak Krakatau mengeluarkan lontaran batu pijar hingga terlihat kemerah-merahan.Dia menyebutkan, aktivitas kegempaan vulkanik Gunung Anak Krakatau terpantau Sabtu (16/5) pukul 18.00 sampai 24.00 WIB tercatat sebanyak 36 kali terdiri dari vulkanik A (dalam) 6 kali, letsuan 27 kli, tremor 2 kali, dan tremor harmonik 3 kali.Sedangkan, suara dentuman Anak Krakatau hingga terdengar ke Pantai Anyer sebanyak 52 kali."Selama ini aktivitas kegempaan vulkanik Gunung Anak Krakatau antara 600 sampai 700 kali," katanya.Sejauh ini kondisi Gunung Anak Krakatau oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Bandung, Jawa Barat, dinyatakan tetap di koridor "siaga" atau level III."Sampai saat ini pengunjung dan nelayan dilarang mendekati kawasan gunung karena masih mengeluarkan lontaran bebatuan pijar juga asap yang bisa membahayakan nyawa orang," jelasnya.Sementara itu, Jaka (30) pengunjung obyek wisata Pantai Carita, mengaku dirinya sejak pukul 12.00 sampai 13.00 WIB melihat jelas kepulan asap Gunung Anak Krakatau, meskipun kondisinya pada siang hari.Karena itu, dirinya bersama tiga teman lainya malam nanti rencana ingin melihat semburan lontaran batu pijar dari perut Gunung Anak Krakatau."Saya kira aktivitas Gunung Anak Krakatau menarik juga jika pada malam terlihat lontaran batu pijar berwarna kemerahan," ujarnya. [TMA, Ant]
National Geographic
Nyalindung, Burangrang
Lokasi SMA 2 Cimahi
Wednesday, May 20, 2009
Anak Rinjani Semburkan Bola Api
Anak Rinjani Semburkan Bola Api
Mataram, 19 Mei 2009 12:58
Gunung Barujari (anak Gn Rinjani) yang berketinggian 2.376 meter dpl, Minggu (17/5) pukul 17.00 Wita, menyemburkan bola api atau stromboli setinggi 3.300 meter dari pusat letusan.
Kepala Dinas Pertambangan dan Energi NTB, Ir. Heryadi Rachmat kepada wartawan di Mataram, Senin (18/5), mengatakan, semburan api dari gunung di Pulau Lombok, NTB itu, berlangsung sekitar 30 menit, dan mengarah ke Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Karena itu, pendakian melalui jalur Pelawangan ditutup untuk sementara.
"Menurut laporan dari Pos Pengamatan Gunung Api di Aktivitas Gunung Barujari yang sebelumnya sempat turun kini kembali baik, selain menyemburkan bola api, juga terjadi gempa tektonik, tremor dan harmoni.
Ia mengatakan hingga kini Gunung Barujari masih terjadi tremor dengan amplitudo 36 dan semburan abu yag mengarah ke Sembalun.
"Karena itu kepada para pendaki diimbau agar untuk sementara tidak melakukan pendakian terutama melalui jalur Pelawangan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.
Setelah tidak ada aktivitas selama beberapa tahun, Gunung Barujari yang merupakan anak Gunung Rinjani meletus dengan menyemburkan abu pada Minggu (3/5) sekitar pukul 05.50 WITA.
Selama periode 1944-2009 Gunung Rinjani dan dua gunung baru yang muncul di kaldera gunung api tersebut, yakni Gunung Barujari dan Gunung Rombongan telah beberapa kali meletus.
Pada 1944 letusan gunung tersebut menimbulkan lava di danau Segara Anak, kemudian 1966 kembali terjadi letusan yang berpusat di Gunung Barujari ke arah selatan.
Letusan dari Gunung Barujari tersebut menyemburkan abu cukup tebal, bahkan abunya sampai di Mataram dan aliran lava ke arah utara kemudian masuk ke dalam danau.
"Akibat banjir bandang di Kokok Tanggek, Lombok Timur yang membawa lava dari danau Segara Anak, telah menelan 31 korban jiwa warga di Aikmel, Lombok Timur," katanya.
Pada 2004 kembali terjadi letusan yang berpusat di lereng timur Gunung Barujari serta letusan-letusan selanjutnya hingga 2 Mei 2009. [TMA, Ant]
Mataram, 19 Mei 2009 12:58
Gunung Barujari (anak Gn Rinjani) yang berketinggian 2.376 meter dpl, Minggu (17/5) pukul 17.00 Wita, menyemburkan bola api atau stromboli setinggi 3.300 meter dari pusat letusan.
Kepala Dinas Pertambangan dan Energi NTB, Ir. Heryadi Rachmat kepada wartawan di Mataram, Senin (18/5), mengatakan, semburan api dari gunung di Pulau Lombok, NTB itu, berlangsung sekitar 30 menit, dan mengarah ke Sembalun, Kabupaten Lombok Timur. Karena itu, pendakian melalui jalur Pelawangan ditutup untuk sementara.
"Menurut laporan dari Pos Pengamatan Gunung Api di Aktivitas Gunung Barujari yang sebelumnya sempat turun kini kembali baik, selain menyemburkan bola api, juga terjadi gempa tektonik, tremor dan harmoni.
Ia mengatakan hingga kini Gunung Barujari masih terjadi tremor dengan amplitudo 36 dan semburan abu yag mengarah ke Sembalun.
"Karena itu kepada para pendaki diimbau agar untuk sementara tidak melakukan pendakian terutama melalui jalur Pelawangan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan," katanya.
Setelah tidak ada aktivitas selama beberapa tahun, Gunung Barujari yang merupakan anak Gunung Rinjani meletus dengan menyemburkan abu pada Minggu (3/5) sekitar pukul 05.50 WITA.
Selama periode 1944-2009 Gunung Rinjani dan dua gunung baru yang muncul di kaldera gunung api tersebut, yakni Gunung Barujari dan Gunung Rombongan telah beberapa kali meletus.
Pada 1944 letusan gunung tersebut menimbulkan lava di danau Segara Anak, kemudian 1966 kembali terjadi letusan yang berpusat di Gunung Barujari ke arah selatan.
Letusan dari Gunung Barujari tersebut menyemburkan abu cukup tebal, bahkan abunya sampai di Mataram dan aliran lava ke arah utara kemudian masuk ke dalam danau.
"Akibat banjir bandang di Kokok Tanggek, Lombok Timur yang membawa lava dari danau Segara Anak, telah menelan 31 korban jiwa warga di Aikmel, Lombok Timur," katanya.
Pada 2004 kembali terjadi letusan yang berpusat di lereng timur Gunung Barujari serta letusan-letusan selanjutnya hingga 2 Mei 2009. [TMA, Ant]
Wednesday, April 29, 2009
Saturday, April 25, 2009
Friday, April 24, 2009
Data Base JW Update!!
Data Base ANggota JW sudah jadi, (sementara data dari sumber : Pendataan Sdr. Teguh Riyadi, JW.91.0110.EG). data ini juga untuk list / daftar anggota untuk kegiatan pemesanan kaos. tim pembuatan kaos dan tata cara nya akan disampaikan oleh koordinator utama, sdr angga goank, JW.97.0186.TA, menyusul.untuk confirm pemesanan lewat group ini dan admins akan mengupdate di data base yg suah dibuat.
bagi angkatan/anggota yang belum masuk data base harap disampaikan biar segera dimasukkan, termasuk data yang salah.
Data Base JW Terbaru bisa didownload di milist JW dan langsung untuk Join di milist tersebut :
http://groups.yahoo.com/gr
Memo : harap diverifkasi untuk alamat lengkap, nmr tlpn dan HP, email, dan keterangan lainnya.
Thursday, April 2, 2009
Cimahi GO!!! Get Adipura !!
CIMAHI, (PRLM).- Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi bertekad meraih Piala Adipura, sebagai penghargaan kota terbersih. Menurut rencana, penilaian terhadap Kota Cimahi akan dilakukan pada tangga 6 April 2009. Menjelang penilaian tersebut, Pemkot Cimahi yang melibatkan masyarakat telah melakukan berbagai pembenahan.Kesibukan terlihat di sejumlah jalan protokol. Selain menertibkan bangunan-bangunan liar, Pemkot Cimahi juga gencar melakukan penghijauan dengan menanam sejumlah ratusan tanaman hias. Beberapa petugas dari Dinas Penyehatan Lingkungan dan Kebersihan Kota Cimahi masih sibuk mengisi pot-pot yang sudah dibangun di sejumlah jalan protokol.
Masyarakat Cimahi juga diharapkan untuk bisa menjaga dan memelihara pohon yang sudah ditanam. Di antara jalan yang kini terlihat hijau dan indah, yakni Jalan Gandawijaya. Sepanjang jalan itu, sudah ditanami pohon-pohon yang berbunga. (A-189/A-147)***CIMAHI, (PRLM).- Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi bertekad meraih Piala Adipura, sebagai penghargaan kota terbersih. Menurut rencana, penilaian terhadap Kota Cimahi akan dilakukan pada tangga 6 April 2009. Menjelang penilaian tersebut, Pemkot Cimahi yang melibatkan masyarakat telah melakukan berbagai pembenahan.Kesibukan terlihat di sejumlah jalan protokol. Selain menertibkan bangunan-bangunan liar, Pemkot Cimahi juga gencar melakukan penghijauan dengan menanam sejumlah ratusan tanaman hias. Beberapa petugas dari Dinas Penyehatan Lingkungan dan Kebersihan Kota Cimahi masih sibuk mengisi pot-pot yang sudah dibangun di sejumlah jalan protokol.
Masyarakat Cimahi juga diharapkan untuk bisa menjaga dan memelihara pohon yang sudah ditanam. Di antara jalan yang kini terlihat hijau dan indah, yakni Jalan Gandawijaya. Sepanjang jalan itu, sudah ditanami pohon-pohon yang berbunga. (A-189/A-147)***
Masyarakat Cimahi juga diharapkan untuk bisa menjaga dan memelihara pohon yang sudah ditanam. Di antara jalan yang kini terlihat hijau dan indah, yakni Jalan Gandawijaya. Sepanjang jalan itu, sudah ditanami pohon-pohon yang berbunga. (A-189/A-147)***
Sunday, March 29, 2009
RED CLIFF OUTDOOR EQUIPMENT
Menyediakan perlengkapan outdoor. Produk utama kami, Jacket, Celana, T-Shirt, Topi, Tas, serta menerima pula pemesanan perlengkapan-perlengkapan outdoor baik lokal maupun import.Untuk informasi yang lebih jelas, silakan menghubungi contact person atau e-mail. Contact Person Fajar : 081221014222 E-mail: Redcliffgear@yahoo.com.Monday, March 23, 2009
Info
Pada hari minggu, tanggal 15 Maret 2009, bertempat di kediaman Kang Heli Saptaji (cibabat). yang dihadiri oleh 3 orang tim formatur (Juhara hasiholan, Sandy Iksan Nosika dan Harry Fitriadi) dan 1 orang anggota (Drajat Rahman) telah menetapkan dan membahas ;
1. struktur kepengurusan CPA Jayawijaya
- Ketua : Juhara Hasiholan (081809497110)
- Sekretaris : Harry Fitriadi (085220840721)
- Bendahara : Sandy Iksan Nosika
- Humas : Rudy Praja
-Idris Kusnandar
2. Rencana pendataan ulang anggota
3. Rencana kegiatan bakti sosial di Nyalindung (Burangrang)
Demikian hasil pertemuan tim formatur.
NB:
- Diharapkan partisipasi dari para anggota untuk rencana pendataan ulang anggota
- Untuk pertemuan. setiap hari Minggu jm 09.00-12.00 di kediaman kang Heli Saptaji (Cibabat)
- Untuk keterangan lebih lanjut. dapat menghubungi Juhara Hasiholan atau call center Jayawijaya.
SALAM RIMBA
JAWAWIJAYA JAYA
Subscribe to:
Posts (Atom)













